PhotobucketShe loves to live in her own world. She might not has many friends but the ones she has are very lucky to have her in their life because she is extremely caring and loving. She will put her friends feelings before her own. Sometimes she can get very harsh when she don't get what she wants, but under that harshness she is very sensitive and might cry alone when nobody sees her. The one she falls in love with will be the Luckiest person in the whole world ;)
Siapa sangka muka yang tak beriak itu sebenarnya sedang bertarung dengan dirinya sendiri

(via nabk)

Tepat sekali. 😐

(via juwitaafifah)

The worst part of being strong is that nobody might care to ask if you are hurt :’(

#pity me :P

(via the-introverted-girl)

Di balik ”Diam ” nya wanita..
Tersimpan rasa Rindu yang mendalam..

Di balik ”Cuak” nya wanita..
Tersimpan rasa Sayang yang sesungguhnya..

Di balik ”Cemburu ” nya wanita..
Tersimpan rasa Cinta yang Sebenarnya..

Di balik ”marah ” nya wanita..
Tersimpan rasa kasih yang tak terbayangkan..

Bekal bekal kehidupan (via rozizarina)

Ya Allah, dakap erat hatiku…
Saat Kau tahu aku perlu…

#namun kupunya hati :’(

(via cahayamardhatillah)

Ada saatnya dalam hidupmu, engkau ingin sendiri saja bersama angin, menceritakan seluruh rahasia, lalu meneteskan air mata.

(Bung Karno, 1933)

Demi Allah, aku tak kuat. Dan kerana Allah… aku harus kuat :’(.

(via pemilikhati)

picsandquotes:

MORE QUOTES HERE | INSTAGRAM | FACEBOOK

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari rasa susah dan sedih, aku berlindung kepadaMu dari rasa lemah dan malas, aku berlindung kepadaMu dari sifat pengecut dan kikir, dan aku berlindung kepadaMu dari lilitan hutang dan tekanan orang lain. T_T

Stay strong though it kills you the most.
Stay calm though it shakes you the worst.

Tell yourself now,

I will.

(via nurul-qalbi)

InsyaAllah i will :’(

(via anaddicted)

Cita-cita hidup bukanlah jalan yang selalu datar dan ditaburi bunga, melainkan adakalanya disirami dengan airmata dan juga darah.

(via crewfathi)

Baru tahap air mata T_T
Belum lagi darah. Maka bertahanlah sampai keluar air mata darah.

Hanya bila kita diuji baru kita tahu iman kita palsu atau asli.

(via amasyrah)

The only choice i have…
Be strong, Azri Safirah :’(

(via rahimi89)

Tegaslah untuk memperbarui diri, karena tidak mungkin sebuah peribadi yang lama, berhak bagi sesuatu yang baru.

Mario Teguh (via marioteguh)

Self renew, insyaAllah.

(via noname-29)

thedispatchers:

The rockets may be above us,
but they have forgotten that
Allah is above them. ~ A Palestinian child.

Betapa warga Gaza yakin akan pertolongan Allah… Aku yang baru diuji sikit dah goyah… Allah Allah… Allah is always above of everything. #pinjaman keyakinan dari Gaza :’(

(via oreo-chocolate)

Maka hari ini,
jika puasa terasa melemahkan,
jika tarawih melelahkan,
jika tilawah memayahkan,
mari menatap sejenak ke arah Mesir dan Palestina.

Sebab mereka nan mewakili kita di garis depan iman,
dibakar musim panas,
direpotkan hajat,
dicekam ancaman,
disuguhi besi dan api,
Tapi tetap teguh.

Mereka nan darahnya mengalir dengan tulang pecah,
tapi tak hendak membatalkan shaum
sebab ingin syahid berjumpa Rabbnya
dalam keadaan puasa.

Mereka gadis-gadis belia
yang menulis nama di tangannya,
agar jika syahadah menjemput
dan jasad remuk
tiada yang susah bertanya siapa namanya.

Hari ini ketika kolak dan sop buah
tak memuaskan ifthar kita,
tataplah sejenak ke negeri yang kucing pun
jadi halal karena tiadanya makanan.

Hari ini sungguh kita ditampar Allah dengan Palestina
dengan kepahlawanan mereka nan lebih suka bertemu
Allah daripada hidup membenarkan tiran.

Hari ini sungguh kita ditampar Allah dengan Syiria
ketika kisah Ibu yang memasak batu
dan menidurkan anaknya dalam hujan peluru
adalah fakta.

Sebab mungkin 60 tahun penjajahan kiblat pertama,
masjid suci ketiga,
dan penzhaliman atas ahlinya
belum utuh mencemburukan hati imani kita.

Hari ini kami minta izin pada Shalihin dan shalihat
Untuk memohon, sebagai bahagian dari kepedulian itu

Adaptasi karya Salim A. Fillah (via gadispianist)

Yukkk tembak dengan senjata mukmin.

(via mimosa91)

Saat dunia seakan menghukumku,
Aku kini hilang tempat mengadu.
Ikutkan rasa hati, ingin saja aku pergi jauh membawa diri,
Namun akhirnya aku tersungkur sujud pada Ilahi.

Allah„, pimpin setiap langkahku :’(

(via wnizzati)

noktahtulisan:

abuhanifah:

Tiap malam kau berduka, menahan segala luka. Sebak di dada. Tetapi untuk apa? Sedarlah, air mata tak mengubah apa apa.
Allahkan ada? Tempat segala rasa. Mengadu padaNya. InshaAllah ada penawar pada Dia.

Masa. Aku perlu.

Bersakit-sakit dahulu.

(via pemilikhati)